
Aceh Besar – Santri kelas V dan VI Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Manar melaksanakan kegiatan hiking menuju Bukit Tiongkok, atau yang lebih dikenal dengan Bukit Jackie Chan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Pengasuhan Pesantren Modern Al-Manar sebagai bagian dari program pembinaan karakter santri dan digelar selama dua hari, 4 dan 6 September 2025.

Pada Kamis, 4 September 2025, rombongan santriwan berangkat lebih dulu dari pesantren. Sejak pagi, wajah-wajah mereka tampak ceria dan penuh semangat. Perjalanan menuju lokasi diwarnai dengan canda tawa, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Setibanya di Bukit Tiongkok, para santriwan langsung disuguhi pemandangan indah dan udara sejuk pegunungan. Mereka mendaki bersama guru, pembimbing, dan ketua lokasi hiking, menikmati panorama perbukitan sambil menumbuhkan kebersamaan dan kemandirian
Pada Sabtu, 6 September 2025, giliran para santriwati yang mengikuti kegiatan serupa. Suasana tak kalah meriah, dengan keceriaan dan semangat terlihat sejak pagi. Perjalanan mereka berlangsung lancar, dan setibanya di lokasi hiking, para santriwati juga merasakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang.

Setibanya di Bukit Tiongkok, para santri disambut dengan pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk. Keceriaan semakin terpancar saat mereka melihat panorama perbukitan yang menakjubkan. Kegiatan pun dilanjutkan dengan hiking bersama guru, pembimbing, dan ketua lokasi hiking, yang bertujuan mempererat hubungan santri dengan guru, melatih kekompakan, serta memperkuat mental, fisik, dan kesehatan para santri.


Koordinator kegiatan hiking ini adalah Ust. Al-Kahfi Mulya, Koordinator Pengasuhan Pesantren Al-Manar sekaligus guru di MAS Al-Manar. Beliau bersama tim memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan pembinaan karakter santri. Selain mendaki, para santri juga mengikuti beberapa aktivitas kebersamaan yang menumbuhkan rasa solidaritas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan hiking tahunan ini diharapkan dapat terus dilestarikan karena memberikan banyak manfaat positif bagi santri, baik secara fisik maupun mental. Dengan kegiatan seperti ini, santri diharapkan semakin tangguh, disiplin, serta mampu membangun kebersamaan yang erat di antara mereka.
Naskah & Editor: Rajif Fahmi

Beri Komentar