Minggu, 14-06-2026
  • Tema WP Sekolah dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema WP Sekolah dapat menampilkan informasi dalam text berjalan

Yayasan Aceh Hijau Menjadi Pemateri dalam Pelatihan Leadership dan Keorganisasian untuk Santri MAS Al-Manar Aceh Besar

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Aceh Besar, 3 September 2025 – Memasuki hari kedua rangkaian Pelatihan Leadership dan Keorganisasian yang diselenggarakan oleh Bidang Pengasuhan Pesantren Modern Al-Manar Aceh Besar, suasana pelatihan semakin semarak dan penuh antusiasme tinggi. Pada kesempatan ini, santri kelas V dan VI MAS Al-Manar belajar langsung dari dua pemateri luar biasa yang berasal dari Yayasan Aceh Hijau, sebuah lembaga yang fokus pada isu pemberdayaan, pendidikan, lingkungan, dan penguatan kapasitas anak muda di Aceh.

Dua pemateri yang hadir yaitu Kak Maulina Sari dan Kak Zulfikar, yang keduanya sudah berpengalaman dalam berbagai program pengembangan remaja dan kepemudaan di Aceh maupun tingkat internasional. Kehadiran mereka membawa energi baru dalam sesi pelatihan hari ini. berikut profil mereka:

Kak Maulina Sari, Project Manager di Yayasan Aceh Hijau, adalah seorang trainer dan public speaker yang telah mewakili Indonesia dalam berbagai program internasional, seperti IATTS Forum di Jepang, AIMEP di Australia, dan YSEALI di Portland, Oregon, USA. Dalam pelatihan ini, ia membagikan wawasan tentang pentingnya kepemimpinan/leadership yang berbasis nilai, kerja tim yang solid, dan komunikasi efektif dalam berorganisasi. Pengalaman beliau memimpin berbagai program seperti Pro-DAI, Jelajah Asa & Sirah, dan Peulara (Penguatan lingkar remaja Aceh) menjadi bahan inspiratif yang sangat relevan bagi para santri.

Sementara itu, Kak Zulfikar, staf program di Yayasan Aceh Hijau yang juga alumni UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menyampaikan materi dengan pendekatan kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari santri. Dengan latar belakang sebagai Field Officer & Koordinator Lapangan program Pro-DAI, serta keterlibatannya dalam berbagai komunitas seperti GenBI, ROHIS, dan fasilitator Lingkar Remaja Aceh, Kak Zulfikar menekankan pentingnya karakter, tanggung jawab, dan keberanian mengambil peran dalam organisasi.

Sesi pelatihan hari ini berlangsung di Aula Meeting Room 2, dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat. Para santri aktif berdiskusi dan terlibat dalam berbagai simulasi serta pemaparan materi yang disampaikan secara interaktif dan komunikatif oleh para pemateri.

Materi yang dibawakan oleh kedua pemateri tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi para santri untuk lebih aktif dan percaya diri dalam memimpin dan berorganisasi. Penyampaian yang atraktif, disertai dengan ilustrasi yang sesuai dengan dinamika kehidupan santri, membuat sesi hari ini terasa sangat hidup dan bermakna.

Dalam sesi ini, santri juga diajak untuk melihat potensi diri dan lingkungan dengan sudut pandang baru, serta mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan alam. Melalui berbagai studi kasus dan aktivitas interaktif, pemateri menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam membentuk jiwa leadership santri Al-Manar, sebagai bagian dari misi pesantren dan madrasah dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing dan berintegritas. Selain dilatih untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, santri juga dibekali keterampilan public speaking agar mampu menyampaikan ide dengan percaya diri dan efektif dalam berbagai situasi.

Naskah & Editor: Rajif Fahmi

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan